Langsung ke konten utama

Teman Sehati

KOKORO NO TOMO ( 心の友 ) 

(Teman Sehati)

ANATA KARA KURUSHIMI O UBAETA SONO TOKI
WATASHI NIMO IKITEYUKU YUUKI GA WAITE KURU
ANATA TO DEAU MADE WA KODOKU NA SASURAI-BITO
SONO TE NO NUKUMORI O KANJI SASETE

Kala itu mampu kulepaskan kepedihan dari hatimu
Semangatku pun bergelora menapaki jalan hidup ini
Sebelum bersua denganmu, kesepian aku berkelana
Biar kurasakan hangatnya jemarimu


AI WA ITSUMO RARABAI
TABI NI TSUKARETA TOKI
TADA KOKORO NO TOMO TO
WATASHI O YONDE


Cinta senantiasa meninabobokkan
Tatkala lelah dalam perjalanan
Ingatlah diriku sebagai teman hati

SHINJIAU KOTO SAE DOKOKA NI WASURETE
HITO WA NAZE SUGITA HI NO SHIAWASE OIKAKERU
SHIZUKA NI MABUTA TOJITE KOKORO NO DOA O HIRAKI
WATASHI O TSUKANDARA NAMIDA FUITE


Bahkan hati yang saling percaya terlupa entah di mana
Mengapa orang-orang mengejar kebahagiaan yang telah berlalu
Pejamkan matamu perlahan dan singkapkan jendela hatimu
Raih tanganku dan usap air matamu


AI WA ITSUMO RARABAI
ANATA GA YOWAI TOKI
TADA KOKORO NO TOMO TO
WATASHI O YONDE

Cinta senantiasa meninabobokkan
Tatkala engkau lemah
Ingatlah diriku sebagai teman hati

AI WA ITSUMO RARABAI
TABI NI TSUKARETA TOKI
TADA KOKORO NO TOMO TO
WATASHI O YONDE


Cinta senantiasa meninabobokkan
Tatkala lelah dalam perjalanan
Ingatlah diriku sebagai teman hati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategi yang Diperlukan Untuk Membentuk Sikap yang Positif

Sikap kita pada dasarnya terbentuk oleh beberapa faktor, yaitu pikiran, perkataan, dan tindakan. Cobalah anda sekarang untuk duduk sejenak. Cobalah untuk santai dan tenangkan pikiran anda. Cobalah anda amati dengan seksama pikiran-pikiran apa yang selama ini memenuhi kepala anda? Apakah pikiran itu bersifat positif atau negatif? Pikiran-pikiran yang memenuhi kepala anda inilah yang pada gilirannya akan menentukan perkataan-perkataan yang anda ucapkan, dan kata-kata itu akan melahirkan tindakan. Untuk dapat membentuk sikap yang tepat yang kita inginkan dalam hidup kita, pertama-tama kita harus menyadari pikiran-pikiran kita sendiri. Setiap kali kita menyadari pikiran kita mengatakan sesuatu seperti "ini sia-sia saja" atau "ini berat untuk dilakukan", atau "saya belum mampu", "saya belum siap", maka cobalah untuk stop pikiran pikiran tersebut. Setiap pikiran itu muncul, stop dan cobalah bertanya dan katakan balik padanya "benarkah seperti...

Jadikan Menulis Sebagai Gaya Hidup Anda

Ketika pertama kali anda memutuskan untuk menjadi seorang penulis, apa motivasi terbesar yang mempengaruhi keputusan anda tersebut? Jika anda becita-cita untuk menjadi seorang penulis profesional, anda harus dapat menjawab pertanyaan ini dengan baik. Menulis itu jika ditekuni akan mendatangkan banyak manfaat. Lebih-lebih jika kebiasaan menulis itu dimanage dengan baik, akan dapat menghasilkan pemasukan yang berarti kepada anda. Sebenarnya menulis itu gampang-gampang susah. Gampang jika anda punya banyak ide, mood anda sedang baik, dan memang anda sudah terbiasa menulis. Susahnya adalah memanage kegiatan menulis itu sendiri jika kita sedang dalam kondisi minim ide, dan mood kita menurun. Terlebih untuk menjaga konsistensi dan komitmen untuk tetap fokus pada profesi menulis, apaun keadaanya. Lantas bagaimana cara untuk mensiasati kendala dalam menulis? Agar kita tetap dapat menjaga komitmen dan konsistensi, meskipun dalam kondisi paceklik ide sekalipun. Tetap produktif menulis meskip...

Cara Mengatasi Keraguan Dalam Menulis

Menjadi seorang penulis itu adalah panggilan jiwa. Ia tidak semata-mata pekerjaaan sampingan, yang hanya untuk menambah penghasilan saja. Sebab dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan daripada hanya sekedar uang. Melalui menulis, kita bisa menuangkan gagasan kita mengenai suatu permasa lahan tertentu. Melalui kegiatan menulis, kita juga bisa menyuarakan aspirasi dan pemikiran kita, atas situasi sosial yang tengah berlangsung. Menulis bisa juga menjadi media dakwah, yang memberikan banyak pahala buat kita. Namun seringkali kita merasa ragu untuk bisa total menekuni dunia kepenulisan. Banyak faktor yang menjadi penyebab. Berikut saya uraikan beberapa diantaranya, beserta bagaimana cara mengatasinya :       1.        Takut disepelekan orang Sering kali kita terlalu sensisitif dengan apa yang dikatakan orang lain terhadap diri kita. Padahal belum tentu orang tersebut lebih baik diri kita. Daripada memikirk...