Langsung ke konten utama

Cara Terbaik dalam Menjalani Hidup

Perjalanan Hidup itu sangat misterius, dan tidak bisa kita duga dengan pasti. Saya sejak kecil sampai sekarang telah mengalami banyak sekali pengalaman hidup yang penting. Baik itu yang baik maupun yang buruk, yang membahagiakan maupun yang membuat sedih, keberhasilan-keberhasilan maupun kegagalan. Jika saya mengingat ingat semuanya kembali, ternyata peristiwa-peristiwa yang saya alami dalam hidup ini banyak memberikan pelajaran pelajaran yang berharga buat saya.

Pada waktu saya kecil dulu saya sudah pernah mengalami perjuangan hidup mati karena suatu penyakit. Betapa cinta ibu yang besar dan pertolongan kasih dari Tuhan telah menyelamatkan saya waktu itu. Waktu itu belum genap usia 3 tahun, saya terkena usus buntu yang cukup parah. Banyak selang yang masuk hidung hanya untuk menopang hidup. Siapapun pasti menangis melihat pemandangan waktu itu, termasuk ibu saya. Tidak kuat hanya memandang saya, ibu lalu pergi untuk berdoa, waktu itu ibu berjanji akan memperbaiki keadan keluarga jika saya selamat. Dia berdoa dengan kepasarahan dan pengharapan yang tinggi kepada Tuhan Yesus, dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Pada saat yang kritis, mbah saya memberikan air yang telah di doakan ke kepala saya waktu itu. Ada perubahan yang terjadi, perlahan suhu tubuh saya meningkat, dan saya bergerak lalu menangis. Semuanya meneteskan air mata melihat saya. Semua bersyukur terlebih ibu. Sungguh perasaan syukur yang besar telah ibu ungkapkan waktu itu. Inilah pertolongan besar pertama dari Tuhan kepada saya. Saya sungguh bersyukur karenanya, dan setiap mengingat hal ini saya memperoleh kekuatan baru.

Setiap kali kita bersyukur, ada aliran kekuatan baru yang mengisi hati dan jiwa kita. Semakin besar ucapan syukur yang kita panjatkan, akan semakin besar pula kekuatan yang kita dapatkan. Mengenai hal ini ada ungkapan yang mengatakan "Hitunglah berkat-berkatmu dan sebutkanlah satu persatu". Dulu saya kurang paham dengan makna ungkapan ini, namun setelah saya menerapkannya, saya mengalami manfaatnya. Dengan menghitung berkat berkat saya, dan menyebutnya satu persatu, saya mampu mengucap syukur atas karunia hidup yang diberikan oleh Tuhan, dan saya mendapatkan semangat dan kekuatan baru karenanya.

Selalulah ucapkan syukur setiap hari. Karena Tuhan sangat mengasihi kita, dan menginginkan kita bahagia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadikan Menulis Sebagai Gaya Hidup Anda

Ketika pertama kali anda memutuskan untuk menjadi seorang penulis, apa motivasi terbesar yang mempengaruhi keputusan anda tersebut? Jika anda becita-cita untuk menjadi seorang penulis profesional, anda harus dapat menjawab pertanyaan ini dengan baik. Menulis itu jika ditekuni akan mendatangkan banyak manfaat. Lebih-lebih jika kebiasaan menulis itu dimanage dengan baik, akan dapat menghasilkan pemasukan yang berarti kepada anda. Sebenarnya menulis itu gampang-gampang susah. Gampang jika anda punya banyak ide, mood anda sedang baik, dan memang anda sudah terbiasa menulis. Susahnya adalah memanage kegiatan menulis itu sendiri jika kita sedang dalam kondisi minim ide, dan mood kita menurun. Terlebih untuk menjaga konsistensi dan komitmen untuk tetap fokus pada profesi menulis, apaun keadaanya. Lantas bagaimana cara untuk mensiasati kendala dalam menulis? Agar kita tetap dapat menjaga komitmen dan konsistensi, meskipun dalam kondisi paceklik ide sekalipun. Tetap produktif menulis meskip...

Strategi yang Diperlukan Untuk Membentuk Sikap yang Positif

Sikap kita pada dasarnya terbentuk oleh beberapa faktor, yaitu pikiran, perkataan, dan tindakan. Cobalah anda sekarang untuk duduk sejenak. Cobalah untuk santai dan tenangkan pikiran anda. Cobalah anda amati dengan seksama pikiran-pikiran apa yang selama ini memenuhi kepala anda? Apakah pikiran itu bersifat positif atau negatif? Pikiran-pikiran yang memenuhi kepala anda inilah yang pada gilirannya akan menentukan perkataan-perkataan yang anda ucapkan, dan kata-kata itu akan melahirkan tindakan. Untuk dapat membentuk sikap yang tepat yang kita inginkan dalam hidup kita, pertama-tama kita harus menyadari pikiran-pikiran kita sendiri. Setiap kali kita menyadari pikiran kita mengatakan sesuatu seperti "ini sia-sia saja" atau "ini berat untuk dilakukan", atau "saya belum mampu", "saya belum siap", maka cobalah untuk stop pikiran pikiran tersebut. Setiap pikiran itu muncul, stop dan cobalah bertanya dan katakan balik padanya "benarkah seperti...

Cara Mengatasi Keraguan Dalam Menulis

Menjadi seorang penulis itu adalah panggilan jiwa. Ia tidak semata-mata pekerjaaan sampingan, yang hanya untuk menambah penghasilan saja. Sebab dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan daripada hanya sekedar uang. Melalui menulis, kita bisa menuangkan gagasan kita mengenai suatu permasa lahan tertentu. Melalui kegiatan menulis, kita juga bisa menyuarakan aspirasi dan pemikiran kita, atas situasi sosial yang tengah berlangsung. Menulis bisa juga menjadi media dakwah, yang memberikan banyak pahala buat kita. Namun seringkali kita merasa ragu untuk bisa total menekuni dunia kepenulisan. Banyak faktor yang menjadi penyebab. Berikut saya uraikan beberapa diantaranya, beserta bagaimana cara mengatasinya :       1.        Takut disepelekan orang Sering kali kita terlalu sensisitif dengan apa yang dikatakan orang lain terhadap diri kita. Padahal belum tentu orang tersebut lebih baik diri kita. Daripada memikirk...